Selasa, 24 September 2013

Gejala Sinsuitis Pada Anak

Sinusitis infeksi sinus terjadi jika membran mukosa saluran pernapasan atas hidung, kerongkongan, sinus mengalami pembengkakan. Pembengkakan tersebut menyumbat saluran sinus yang bermuara ke rongga hidung. Akibatnya cairan mukus tidak dapat keluar secara normal. Menumpuknya mukus di dalam sinus menjadi faktor yang mendorong terjadinya infeksi sinus.



Infeksi sinus yang berlangsung singkat disebut sinusitis akut. 

Gejalanya adalah sulit bernapas melalui hidung. Jika penderita menunduk ke depan, nyeri berdenyut akan terasa di sekitar wajah. Gejala lain adalah sakit kepala, demam atau batuk, dan perasaan bengkak di mata dan wajah.

Sinusitis paling sering disebabkan oleh virus, misalnya virus common cold. Walaupun demikian, bakteri dan jamur juga dapat menjadi penyebab. Jika infeksi saluran pernapasan yang menyertai sinusitis berlangsung lebih dari 14 hari, maka kemungkinan besar penyebabnya adalah bakteri, bukan virus.

Sebuah penyakit pasti menimbulkan gejala,nanah begitu juga dengan penyakit sinusitis ini,gejala sinusitis yang sering di timbulkan adalah sebagai berikut:

Nyeri dan merasa tertekan pada wajah. Hal ini terjadi di akibatkan oleh jaringan yang meradang pada ujung-ujung saraf di dinding dalam sinus anda. Sinusitis frontalis menyebabkan nyeri dahi atau sakit kepala. Sinusiti maksilaris menyebabkan nyeri pipi yang dapat menjalar ke gigi di rahang atas.

Sinusitis etmoidalis menyebabkan nyeri di antara mata. Sinusitis sfenidalis menyebabkan nyeri di belakang mata, di puncak kepala, atau di sepanjang tengkuk.

Hidung tersumbat. Hal ini terjadi karena pembengkakan selaput hidung dan peningkatan pembentukan lendir yang mmana akan menyebabkan sulit untuk bernafas melalui hidung.

Postnasal Drip. Lendir secara normal mengalir dalam jumlah kecil ke dalam hidung dan turun ke belakang tenggorokan sebelum tertelan. Selama infeksi produksi lendir meningkat, lebih kental dan berwarna kuning atau hijau. Perubahan warna lendir disebabkan oleh campuran bakteri dan sel darah putih, sebagai tanda bahwa tubuh telah melawan infeksi yang berlangsung. 

Lendir yang kental dan berwarna hijau ini seringkali turun ke tenggorokan dan disebut postnasal drip.
Berkurangnya daya penciuman.Hal ini terjadi karena membengkaknya selaput di hidung yang bisa menghambat molekul bau yang anda hirup mencapai reseptor penciuman sehingga daya penciuman anda menjadi berkurang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar