Gejala-gejala
sinus kronis sangat bervariasi tetapi sering tidak mudah mencolok. Demam bila
ada ringan. Malaise, mudah lelah, dan anoreksia dapat terjadi.
Virus
biasanya menyerang alat pernapasan bagian atas. Gejala-gejalanya biasanya
seperti demam, dan sesak nafas disertai dengan radang pada daerah sinus.
Kerugian biasanya disebabkan oleh penurunan berat badan yang drastis,
memperlama pemeliharaan dan mahalnya pengobatan dan pencegahan serta timbulnya
kematian.
Virus ini
termasuk dalam kelompok herpes virus yang ukurannya relatif besar yakni
berdiameter 120-180 mili mikron.
Radang
menimbulkan peningkatan jumlah sekresi dan edema pada mukosa sinonasal. Bila kondisi
ini berlanjut sekresi akan mengisi sinus karena terganggunya fungsi silia atau
penyumbatan ostium sinus atau keduanya. Karena letak ostium sinus maxillarus
tidka dipengaruhi gaya gravitasi maka drainase yang normal bukan perawatan
ideal.
Sinusitis
kronis, perubahan-perubahan patologis pada sinusitis kronis biasanya bersifat
irrevesibel, yang ditandai dengan penebalan mukosa dan pembentukan pseudo polip
dengan mikroabses, granulasi dan jaringan parut. Walaupun sinusitis akut
terjadi dalam hitungan harian sinusitis maksilaris kronis biasanya dapat
bertahan dalam hitungan bulan ataupun tahun. Perawatan sinusitis akut atau
sinusitis kambuhan yang tidak memadai dapat menyebabkan kegagalan regenerasi
permukaan epitel bersilia.
Pada
akhirnya hal ini akan menyebabkan kerusakan lebih jauh dari pembuangan sekret
yang mendorong terjadinya infeksi ulang. Penyumbatan oleh berbagai sebab
seperti polip hidung, tumor juga sangat berperan dalam etiologi sinusitus kronis.
Sinusitis
adalah inflamasi sinus itilah yang hanya digunakan untuk sinus
paranasal.Penyakit sinusitis dapat akut atau kronik.
Sinusitis
akut sering skali merupakan sekuela infeksi saluran napas atas gigi. Misalnya
demam salesma tetapi juga dapat terajdi akibat masalah gigi. Sinus Kronik dapat
terajdi akibat ventilasi sinus yang kurang memadai akibat obstruksi hidung,
atau timbul setelah sinusitis akut.
Sinusitis
dapat diatasi secara konservatif misalnya dengan pemberian antibiotik. Jika
upaya konservatif gagal terdeia sejumlah prosedur bedah.
Sinusitis
dapat disebabkan oleh segala sesuatu udara kedalam rongga hidung atau keluarnya
mkus cairan hidung keluar dari hidung Misalnya mengerasnya ingus yang keluar
dari hidung atau antihistamin, penaykit tertentu atau kurangnya kelembapan
udara.
Adanya
hambatan dalam rongga hidung yang menyebabkan mukus hidung ingus tiak bisa
keluar dari hidung. Mukus yang terkumpul merupakan lahan yang subur untuk
pertumbuhan bakteri. Akibatnya timbullah peradangan.
SARS (
Severa acute respiratory syndrome) adalah penyakit saluran pernafasn yang
disebabkan oleh virus. Gejala penyakit sinusitis adalah sakit kepala, demam
tingi, batuk-batuk, susah bernafas, tenggorokan gatal, lesu dan nyeri tubuh.
SAR disebabkan
oleh virus yang disebut SARS .
Masuknya
bakteri atau virus pada dinding sinus.Selain itu individu yang memiliki saluran
pembuangan yang terlalu kecil untuk menampung hasil sekresi sinus dapat juga
terkena sinus. Sinusitus
juga dapat dipicu dengan produksi cairan sinusitis yang menyebabkan demam dan
iritasi pada aa rokok.


